Lhokseumawe – Rumah Sakit Arun Lhokseumawe menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Lhokseumawe melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Meeting Room Rumah Sakit Arun Lhokseumawe, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Rumah Sakit Arun Lhokseumawe, Ns. Anda Syahputra, S.Kep., M.Kes., bersama Ketua STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Dr. Abdul Gani Haitamy, S.H., M.H., beserta jajaran staf. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para manajer dan kepala ruangan Rumah Sakit Arun Lhokseumawe.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua institusi dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta keberlanjutan proses pendidikan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Dalam pembahasan kerja sama tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya hubungan yang saling mendukung antara institusi pendidikan dan rumah sakit. Kampus memiliki peran penting dalam mencetak calon tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional, sementara rumah sakit menjadi salah satu tempat bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, memperoleh pengalaman praktik, serta mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama proses pendidikan.
Direktur Rumah Sakit Arun Lhokseumawe, Ns. Anda Syahputra, S.Kep., M.Kes., dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kerja sama yang terjalin dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi.
Ia berharap sinergi antara RS Arun Lhokseumawe dan STIKes Muhammadiyah dapat terus diperkuat sehingga turut mendorong peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pasien yang membutuhkan layanan kesehatan.
Sementara itu, Ketua STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Dr. Abdul Gani Haitamy, S.H., M.H., berharap Rumah Sakit Arun Lhokseumawe dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa, baik melalui kegiatan pembelajaran praktik maupun pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit merupakan bagian penting dalam mempersiapkan lulusan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi, profesionalisme, serta kesiapan untuk berkontribusi secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui kerja sama ini, Rumah Sakit Arun Lhokseumawe dan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe berkomitmen membangun hubungan kelembagaan yang produktif dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan kesehatan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya.
Kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Momentum ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat antara kedua institusi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta melahirkan tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing. (*)